Bismillah ^^
Pejamkan matamu.
Tarik nafas dalam-dalam.
Tahan sejenak untuk mengingat segala kesalahan kita.
Lepas perlahan sembari beristighfar.
Aku sering melakukannya untuk mendapat ketenangan hati. Entah sudah berapa banyak dosa yang sudah ku perbuat. Tapi aku tahu Allah senantiasa membuka pintu maaf untuk hambanya yang benar-benar bertaubat. Hari ini aku melakukannya setelah dia menceritakan sesuatu.
Cerita yang tidak hanya membuatnya menangis, tapi aku juga menangis.
Allah, berikan dia kekuatan menghadapi ujianmu.
Jadikan dia lelaki yang tegar dan sabar. Rahmati keluarganya dengan kedamaian dan keberkahan.
Bukan aku tidak tahu apa yang kau maksud. Aku tahu, sangat tahu.
Aku hanya tidak ingin ada syaitan di antara kita.
Aku sadar selama ini aku salah. Apa yang sudah kita lakukan selama ini adalah sebuah kesalahan.
Aku membiarkan diriku menjadi tempat singgah. Padahal aku membenci posisi itu.
Aku tahu kau yakin terhadapku. Tapi, rencana Allah siapa tahu?
Sungguh aku tidak ingin menjadi tempat singgah.
Kau tahu apa yang terjadi pada tempat singgah?
Laki-laki datang untuk mampir makan, mampir minum, mampir buang hajat, mampir mampir dan mampir ...
Itulah kenapa lelaki lebih rindu rumah daripada tempat singgah.
Dan aku...
Aku tidak mau menjadi tempat singgah. Aku mau menjadi rumah bagimu.
Rumah dimana kau pulang setiap harinya.
Bukan tempat yang kau singgahi lantas kau pergi meninggalkannya.
Butuh waktu untuk berkomitmen.
Dan itu masih sangat lama. Waktu yang kita sia-siakan hanya untuk bermain-main ini percuma.
Hanya setumpuk dosa yang kita dapat.
Aku ingin kau mengerti apa yang aku rasakan.
Aku inign kau memahami bagaimana aku.
Salahku tidak pernah mengatakannya padamu.
Aku takut kau menghilang, kau menjauh, dan tak pernah kembali.
Nafsu ini sudah mengendalikan pikiranku ya Allah...
Setan apa yang sudah merasukiku, sehingga aku menjadi sangat munafik seperti ini.
Aku harap kau membaca catatanku malam ini.
Aku harap kau mengerti bagaimana perasaanku.
Aku tidak ingin kehilanganmu.
Tapi, aku juga tidak ingin terus ada dalam perasaan bersalah.
Ya Allah, kuatkan kami, dan berkahilah kami.
Sabtu, 09 Agustus 2014
Curahan Hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar