Selasa, 16 Juni 2015

Hikmah Dibalik Kekecewaan

Ketika segala sesuatu yang kita inginkan tidak sesuai dengan harapan, percayalah bahwa Tuhan akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.
Aku sudah tidak menyesal tidak bisa belajar disana.
Aku sudah tidak menyesal tidak bisa menyandang gelar Akbid.
Aku sudah mengikhlaskan masa lalu itu.

Lihatlah sekarang …
Aku berada disini
Di tempat yang pernah ada dalam bayanganku dulu
Tempat yang menjadi bagian dari kenangan masa kecilku
Aku selalu percaya bahwa tidak ada yang namanya kebetulan
Segala sesuatu sudah diatur oleh Tuhan
Baik, buruk, semuanya sudah diatur
Ya, semuanya …

Jika disana …
Sudah pasti aku tidak bertemu dengan teman-temanku disini
Jika disana …
Aku tidak akan dihadapkan pada masalah organisasi yang ternyata pelik sekali
Jika disana …
Sudah pasti aku mengulang masa sekolah SMK, tidak memiliki teman laki-laki
Jika disana …
Aku tidak akan mengerti kenapa FISIP itu selalu penuh oleh para PNS, hehehe
Memang benar …
Tuhan akan memberi apa yang kita butuhkan
Bukan apa yang kita inginkan
Mungkin memang ini yang sedang aku butuhkan
Selalu ada hikmah dibalik sebuah kekecewaan

Kadang aku bingung harus bahagia atau sengsara bertemu dengan teman-teman macam mereka.
Teman-teman kuliah yang sungguh luar biasa noraknya kompaknya.
Dan hari itu, bertambah lagi kenyamananku terhadap mereka.
Benar-benar tim yang solid.

Study tour yang sudah kami lewati menyisakan banyak cerita.
Bahagia, haru, kecewa, bangga …
Semuanya jadi satu.

Ah Tuhan …
Kadang aku bertanya kenapa Kau ciptakan aku dengan bawaan yang sangat menyebalkan?
Aku ingin seperti mereka yang fine-fine saja pergi jauh dengan Bus.
Tapi aku tidak.
Keadaanku ini sungguh merepotkan.
Aku teler sepanjang perjalanan siang.
Dan akhirnya aku harus stay disebelah Pak Sopir all day long
Untung aku memiliki teman-teman yang pengertian, baik hati dan tidak sombong serta rajin menabung. #bohong
Mereka berusaha menghiburku agar tidak mabuk.
Atau kalau sudah parah, mereka membantuku memijat leher agar aku segera muntah.
Tapi hasilnya nol besar, aku tidak muntah sama sekali.
Dari itu semua aku lebih membuka pandanganku terhadap mereka
Kepada mereka yang sudah dua tahun ini bersama …
Aku sangat bersyukur mengenal kalian
Aku dapat belajar banyak hal.
Terimakasih …
Atas kegilaan yang sudah kita buat bersama.
Atas harapan dan doa yang kita Aamiin-i bersama.
Atas masalah yang kita hadapi bersama, dan …
Atas perbedaan pendapat yang kita lalui bersama.

Kelak …
Jika kita sudah berdiri pada masing-masing pilihan yang kita pilih
Aku hanya berdoa semoga kenangan-kenangan indah ini tetap abadi.
Abadi di ingatan kalian.
Abadi disini …

Di hati …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar