Setelah
beberapa hari ini dirumah ada mesin scan, saya jadi rajin mengumpulkan dokumen-dokumen
lawas milik keluarga. Sebagai tukang scan Komunitas Pegon, membawa pulang mesin
scan merupakan suatu benefit yang
saya peroleh. Kan lumayan, saya jadi bisa melestarikan dokumen-dokumen lawas
yang berharga, yang tidak ada soft file-nya.
Dulu
sekali, saat saya melihat-lihat album foto milik keluarga, saya sedih karena
ada beberapa foto yang telah rusak. Dan keluarga kami tidak memiliki klise
ataupun soft file foto tersebut. Kemudian
dari kesedihan itu, akhirnya saya memilah-milah foto yang masih bisa
diselamatkan untuk kemudian suatu hari akan saya scan. Rencana nan mulia itu
telah ada sejak zaman kuliah, namun apa daya belum terwujud juga hingga saya
lulus kuliah. Baru kemudian ketika saya terjun dalam dunia persejarahan NU
Banyuwangi inilah kesempatan itu tiba.
Nah,
kali ini saya ingin membuat project
tulisan dengan tema #OldbutGold. Beberapa foto atau dokumen yang sudah saya
scan, akan saya beri ulasan di blog saya ini. Karena mood menulis tidak
menentu, jadi saya akan menguraikannya berdasarkan momen-momen yang berkaitan
dengan foto atau dokumen tersebut. Misal, 27 Rajab besok ini adalah hari lahir
Ibu saya, jadi saya akan terbitkan foto-foto masa muda Ibu disertai ulasannya.
Dari
kegiatan scanning ini juga saya jadi
tahu bahwa tabiat primpen saya
menular dari Bapak. Ada beberapa dokumen lawas yang masih Bapak jaga dengan
rapi.
Jadi,
sila simak segmen #OldbutGold milik saya, ya, gaes. Ini adalah upaya
menyemarakkan blog yang mulai malas diisi oleh pemiliknya. Wqwqwq -
![]() |
| Sumber gambar: Google |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar