Rabu, 18 Februari 2015

Cek-Bum

Minggu, 08 Februari 2015.

Hari ini eksekusi berjalan lancar. Alhamdulillah :)
Seminar Pelajar yang diadakan oleh BEM FISIP Untag Banyuwangi dihadiri oleh 382 peserta kelas III SMK/SMA se-Kabupaten Banyuwangi.

Huwaaa senang rasanya bisa membuat peserta tertawa. Teknik Ice Breaking yang kudapat ketika acara di Malang sungguh sangat membantu. Terlebih untukku yang jam terbang nge-Mc-nya masih sedikiiiiit banget nget nget :D

Sebelum hari H aku sempat nerveous. Bagaimana tidak?
Tahun lalu yang jadi MC adalah Mas Luki yang tidak lain dan tidak bukan adalah Protokol Bupati Banyuwangi yang juga mahasiswa fisip (seniorku).
Tidak bisa diragukan lagi kemampuannya dalam memandu acara. Apalagi ketika Yudisium kemarin Mas Luki juga yang jadi pembawa acara.
Aaaahh aku minder ketika Bu Leni (Wakil Dekan Fisip) memuji Mas Luki dihadapanku yang nantinya akan menjadi MC di Seminar Pelajar itu. Oh Bu Leni teganyaaa ...
Beliau bilang, "Ini kan acaranya anak-anak muda Mey, jadi kamu juga harus bisa bikin suasana meriah. Ya kaya Luki tahun lalu lah. Asyik membawakan acaranya."

Glek ...
Kata-kata Bu Leni terus terngiang dikepalaku. Samapai-sampai Bu Leni menunjukkan gaya Ruben Onsu yang asyik dalam membawa acara.
Ya kali dah anak amatiran seperti aku disamakan dengan Ruben yang sudah jago?
Aku merasa tubuhku semakin mengecil atas komentar-komentar itu.

Bu Dekanku pun sama saja.
Beliau terus menekanku untuk bisa memandu acara dengan have fun.
"Acara besok itu tergantung kamu loh Mey. Kamu kan pembawa acaranya."

Oh My God.
Don't judge the book by its cover loh Bu.

H-1 aku dan teman-teman panitia berkumpul untuk pemantapan.
Masih banyak yang mereka bahas.
Mereka memang tidak menanyaiku tentang kesiapanku besok.
Rasa-rasanya mereka sudah terlalu percaya padaku.

Oh temaaaaaan tidak adakah obrolan tentang kesiapanku untuk besok?
Oke, lupakan. Kalian terlalu sibuk sehingga tidak tahu aku latihan sembunyi-sembunyi di dekat jendela aula.

Sebenarnya aku juga tidak terlalu grogi, sih alibi
Karena jika semakin kupikirkan justru aku semakin grogi.
Memang ini bukan pertama kalinya aku public speaking.
Kali pertama aku menjadi MC saat Maulid Nabi di sekolah dasar. Waktu itu aku masih kelas 5 SD.
Aku sering menjadi moderator di kelas.
Aku juga pernah ikut PMB di kampus.

Tapi ini beda.

Aku harus bicara didepan ratusan murid dan beberapa guru juga dua narasumber seminar.
Aku membayangkan menjadi seperti Mbak Anggi (alumni fisip yang juga penyiar Mandala).
Berbicara didepan teman-teman saja kadang aku masih belepotan.
Apalagi ini?

Alhamdulillah, moderator untuk seminar kali ini adalah Bu Yusmia :D
Dosen statistik. Dosen tercintah. Dosen yang sudah seperti teman sendiri hahaha :D

Bu Yusmia sempat mengoreksi pembukaan acaraku yang terlalu cepat.
Oke. Tengkyuuuu Bu atas koreksinya :)
Setelah itu aku seperti mendapat pompa semangat.
Aku menjadi lupa dengan segala kegrogianku.
Aku letakkan kertas yang berisi susunan acara di meja.
Aku berjalan agak ke tengah agar semua peserta dapat melihatku.

Saat itulah aku mengajak mereka untuk melakukan sedikit permainan sebelum narasumber menyampaikan materi.
Aku teriakkan yel-yel untuk memompa semangat mereka.
Aku gunakan Ice Breaking "Cek-Bum" untuk memancing semangat dan konsentrasi mereka.

Ya, berhasil.
Mereka tertawa lepas dengan kesalahan yang mereka buat sendiri.
Banyak yang belum bisa berkonsentrasi dan fokus.
Ah, senang sekali bisa membuat mereka tertawa.

Ketika aku menyerahkan acara selanjutnya pada moderator aku sempat melirik sekilas Ibu Dekanku.
Beliau tersenyum ceria.
Aku membuktikan semuanya hari ini, Bu.
Bahwa aku bisa diandalkan.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar