Sabtu, 30 Desember 2017

Dua Ribu Tujuh Belas

Tinggal menghitung hari, dan semuanya akan berakhir. Tuntas sudah penanggalan di tahun dua ribu tujuh belas. Banyak suka duka yang aku lalui. Tak terasa sudah berapa banyak air mata yang tumpah di tahun ini. Berapa banyak tawa yang menghiasi wajahku di tahun ini. Berapa kali aku jatuh sakit di tahun ini.

Dua ribu tujuh belas adalah tahun yang berat bagiku. Di tahun ini aku menghadapi tugas akhir yang agaknya membuat moodku tidak stabil. Urusan perkuliahan yang hanya tinggal sedikit lagi itu justru menambah beban bagiku. Administrasi, birokrasi, semuanya njelimet. Aku rasa inilah fase paling menyebalkan selama aku menjadi mahasiswa.

Selain itu, aku memikirkan banyak hal yang sebenarnya aku sendiri tidak tahu apa yang menjadi beban pikiran. Aku menjalani hidup dengan ritme yang entah bagaimana grafiknya. Sehingga setiap bertemu dengan orang, orang itu akan bertanya “Kamu kok kurusan? Banyak pikiran?”

Ya. Banyak sekali hal yang kupikirkan. Ya! Ingin sekali aku bilang ‘ya’ saat orang menebak demikian. Tapi nyatanya? Aku tidak bisa menjawab ‘ya’ sesuai kata hatiku. Aku bingung harus menjelaskan apa dan mengapa. Sampai akhirnya yang aku lakukan hanya menyimpan semuanya dalam hati dan menangis. Menangis hingga lelah.

Tahukah kalian bahwa tidak semua orang suka dengan pertanyaan-pertanyaan interogasi semacam itu? Pertanyaan-pertanyaan yang mencampuri urusan hidup orang lain? Tahukah? Aku termasuk salah satu dari sekian orang tersebut. Aku tidak suka saat orang lain membombardirku dengan pertanyaan ingin tahu, pertanyaan tidak penting, pertanyaan privasi, pertanyaan ini itu.

Banyak urusan hidup yang membuatku cukup sensitif beberapa bulan ke belakang. Masalah keluarga, teman, organisasi, dan banyak lagi. Perasaan tidak enak, perasaan ingin balas budi, perasaan ingin berhenti, semuanya hadir, lengkap.

Tinggal menghitung hari, dua ribu tujuh belas akan pergi. Semoga dengan perginya tahun ini, mampu membawa pergi pula segala pilu yang ada di hati.

Sumber: Google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar