Apa, sih, satu hal yang selalu bisa membuat mood kalian kembali lagi? Hal yang selalu works saat kalian sedang sedih, bad mood, atau nggak semangat. Aku kira masing-masing dari kalian punya satu hal yang kalau kalian lakukan akan mengembalikan gairah hidup.
Bisa nonton film favorit, mancing, karaokean, masak, beres-beres rumah, traveling, atau menyendiri aja untuk sementara waktu.
Kenapa aku bahas soal ini? Karena aku jadi ingat dua tahun lalu saat masih kerja kantoran. Waktu itu aku menerima tawaran untuk menggantikan seorang teman yang akan resign. Seorang teman ini akan pulang ke kampung halamnnya sehingga jabatan dia tentu akan kosong.
Posisiku
yang saat itu jobeless dan merasa
harus memiliki aktivitas ekonomi yang tetap, maka aku terima tawarannya. Yang
ada di kepalaku waktu itu hanya aku harus bekerja dan menabung untuk bisa
memenuhi kebutuhan pribadiku sendiri dan membantu kebutuhan keluarga di rumah.
Mungkin
karena sedari awal aku terlalu meyakinkan diriku sendiri bahwa suatu saat nanti
aku akan betah dan menikmati pekerjaan ini, akhirnya aku menyerah di bulan
ketiga. Sebuah perjuangan yang sangat singkat dan cenderung hopeless. Tiga bulan itu benar-benar aku
jalani dengan tidak semangat dan apa adanya.
Aku
ingat masa-masa tertekan karena pekerjaan di kantor. Aku ingat masa-masa aku
berangkat ke kantor dengan tidak semangat dan selalu menghitung waktu. Aku
ingat masa dimana aku berpura-pura mendengarkan dan berpura-pura antusias saat
atasan memaparkan rencana-rencana perusahaan ke depan. Semua itu membuatku
ingin menghentikan waktu sehingga tidak perlu ada hari esok.
Tapi,
Tuhan memang adil. Di masa sulit itu aku menemukan hal-hal yang membuatku masih
bertahan walau tiga bulan. Aku bertemu rekan kerja yang unik. Rekan kerja yang
bisa membuat hari-hariku di kantor lebih ceria. Rekan kerja yang meski agak freak but honestly he was a very kindhearted
person. Semua lelucon yang keluar dari mulutnya selalu bisa membuatku
tertawa. Dan tentu hal itu bisa sejenak membuatku lupa pada tugas-tugas yang
menumpuk.
Jika
suatu hari dia tidak datang ke ruanganku, aku yang akan datang ke ruangannya
dan melemparkan jokes sekadar untuk menghibur diriku sendiri. Sebegitu
tertekannya aku.
Hal
lain yang membuatku bisa bertahan meski hanya tiga bulan adalah radio. How come? Jika ada salah satu dari
kalian yang merupakan penikmat OZ Morning Show zaman Coki Muslim, mari kita
bergandengan tangan.
Jadi,
(benerin posisi duduk) dulu waktu mereka masih siaran pagi di OZ Radio aku
selalu mendengarkan mereka. Karena aku memang penikmat karya-karya Majelis Lucu
Indonesia, jauh sebelum akhirnya mereka kena kasus. Kasus masak babi itu aja
aku nonton saat sedang makan siang di kantor dan tentu saja terbahak-bahak, eh
besok-besoknya malah viral.
Nah,
setiap hari sebelum bekerja aku selalu sarapan di kantor sambil menikmati
streaming OZ Morning Show. Acara yang dipandu Coki Muslim itu mengudara dari
jam enam sampai jam sepuluh pagi. Demi apapun, aku merasa lega dan baik-baik
saja saat mendengarkan mereka siaran. Semua beban yang ada di pundak rasanya
berpindah entah kemana sehingga aku merasa lebih ringan.
Aku
tidak pernah menyangka dampak dari siaran bisa begitu rupa. Coki dan Muslim memang
tidak tahu jika di belahan bumi Indonesia ada seseorang yang hidupnya lebih
ringan berkat celotehan mereka di radio, dan buatku mereka adalah penolong.
Satu pagi aku pernah merasa bahagia sampai nggak tahu harus bagaimana. Saat
akun twitter OZ Radio melempar sebuah pertanyaan untuk topik siaran.
Waktu
itu aku rajin membalas twit-twit mereka dengan pengalaman pribadiku yang tentu relate dengan topik siarannya. Ada satu
momen ketika Coki membalas twitku and it
goes viral. Terlebih ketika twitku itu diudarakan dengan sangat jenaka oleh
mereka. Itu adalah perasaan yang sulit aku jelaskan karena memang bahagianya
susah dijelaskan oleh kata-kata.
Aku
tahu ini agak berlebihan, tapi aku mengatakan kebenaran. Mungkin saat ini kita
merasa hidup kita nggak berguna, tapi percayalah ada seseorang yang menghargai
kehadiranmu di dunia ini. Ada orang-orang yang hidupnya tertolong berkat karya
kalian, kita hanya nggak tahu siapa orang itu.
Setiap
hari aku merasa senang meski hanya beberapa jam. Setiap hari aku selalu
bersemangat mengerjakan deadline
meski hanya sampai jam sepuluh. Saat OZ Morning Show selesai, aku kembali sadar
pada realitas dan yaaa beban di pundakku datang lagi.
Oleh
sebab itu, one day, kalau aku berkesempatan
untuk bertemu dengan duo ckuakzzz itu aku akan menyampaikan rasa terima kasihku
yang teramat besar atas peran mereka dalam perjalanan hidupku. Bagaimana mereka
bisa menjadi penawar stres yang aku rasakan saat aku menjadi pegawai kantoran
dulu.
Hal
lain yang selalu bisa membuatku baik-baik saja adalah Running Man. Ya, Running
Man yang variety show Korea itu. Aku
lupa kapan tepatnya aku berkenalan dengan variety
show yang satu ini. Yang jelas dulu Veni yang mengenalkanku pada mereka.
Sampai
hari ini aku menulis catatan ini, mereka sudah mengudara sebanyak 517 episode
dari tahun 2010. Tayang setiap Minggu malam di Korea mereka benar-benar
memberikan banyak tawa pada penikmatnya. Running Man tidak pernah gagal
membuatku tertawa atau bahkan menangis.
Sepuluh
tahun lamanya mereka menghibur dan berlari sekuat tenaga untuk memberikan yang
terbaik. Dari program ini kita bisa melihat makhluk yang sepanjang episodenya
selalu konsisten pada image
pengkhianatan dan kecurangan, dialah Lee Kwang Soo. Atau Yeo Jae Seok yang
benar-benar ruh dari Running Man. Aku nggak paham lagi bagaimana bisa Tuhan
menciptakan manusia dengan bakat menghibur yang luar biasa seperti dia.
Nggak
heran kalau Coki Muslim punya tempat tersendiri di hatiku, karena mereka yang
benar-benar menghiburku disaat sulit dulu. Running Man, meski Gary sudah tidak
lagi bergabung dan diganti oleh dua anggota baru, akan selalu jadi andalan
sampai kapanpun.
Kesehatan mental itu bukan sesuatu yang sepele. Jadi, mari lakukan hal-hal yang bisa membuatmu senang, bahagia, demi kesehatan mental yang terjaga.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar