Setelah insiden berkunang-kunang pas ngemc tempo hari, aku jadi lebih memerhatikan pola makanku. Berjanji pada diri sendiri untuk tidak suka telat makan lagi. Membayangkan insiden minggu lalu terulang lagi aku sudah ngeri sendiri.
Dulu kejadian yang mirip pernah aku alami ketika memandu acara Dinas PU Pengairan di Genteng. Aku ini memang tidak terbiasa sarapan, jadi ketika ada job ngemc pagi aku jarang sarapan terlebih dahulu. Waktu itu memang sama sekali belum terisi makanan, meskipun itu roti. Nah, acara PU Pengairan waktu itu cukup meriah. Karena memang acara seru-seruan, pembagian hadiah, acara semi formal lah.
Ada momen saat membacakan nomor pemenang aku diserang mulas. Perutku tiba-tiba melilit, aku secara otomatis berjongkok. Ada perasaan ingin muntah tapi saat yang bersamaan aku juga sadar perutku kosong jadi tidak ada yang bisa aku muntahkan. Aku berjongkok beberapa saat sambil mengatur napas dan minum air putih. Setelah agak lumayan, aku meminimalisir teriakan. Aku jadi paham kondisinya. Aku belum sarapan, tapi sudah langsung ngemc dengan penuh semangat. Begitulah jadinya.
Minggu lalu, kondisi yang sama terulang. Bahkan bisa dibilang ini lebih parah. Ditengah-tengah ngemc, benar-benar ditengah aku sedang bicara, tiba-tiba mataku berkunang-kunang, pandanganku kabur. Setelahnya perutku melilit sehingga membuatku harus membungkuk dan berjongkok.
Momen itu langsung mengingatkanku kejadian di Genteng. Setelahnya kepalaku mulai berat dan aku merasakan wajahku jadi dingin. Aku mencoba mengingat lagi kapan terakhir kali aku makan. Sarapan pagi, setelah itu aku belum makan lagi sampai di waktu aku ngemc, kurang lebih jam 7 malam.
Aku merasa benar-benar tidak enak pada klienku. Meskipun mereka fine-fine saja bahkan masih sempat memastikan aku baik-baik saja, tetap saja aku merasa tidak enak. Setelah itu aku segera mengambil makanan dan mulai mengisi perut. Minum sebanyak-banyaknya air putih. Sejak itu aku berjanji tidak akan telat makan lagi. Aku berjanji tidak akan ngemc dalam keadaan perut kosong lagi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar