![]() |
| Personil Baru |
Hari ini aku kedatangan
tamu dari jauuuuh.
Saat sedang sendiri
menunggu pos, tiba-tiba Donat sms akan ke tempatku.
Aku segera mengiyakan.
Dia datang bersama Mas
Abi, seseorang yang akhir-akhir ini menjadi sangat terkenal karena kejadian di
Kecamatan lalu.
Benar-benar
kontroversial :D
Dengan datangnya Donat
dan Mas Abi agak ramai lah tempat KKN ini.
Bayangkan, aku di
tinggal dari pagi, sekitar jam sembilan, sampai hampir sore saat Donat dan Mas
Abi datang.
Setelah chit chat ngalor ngidul, Donat memintaku untuk menghubungi Suryadi.
Benar-benar unpredictable.
Sebenarnya kedatangan
mereka berdua ini hanya sekedar untuk bertamu.
Tapi ndilalah setelah nelpon Sur, tiba-tiba saja semua berubah.
Aku diculik.
Ya, diculik oleh Donat
dan Mas Abi.
Donat dan Mas Abi harus
ke Genteng. Membeli kotak kue dan manila.
Aku manut saja, karena
memang hari Kamis ini aku sedang free.
Dan ini kesempatan
untuk meghirup udara segar, sekaligus ngabuburit dadakan.
Setelah berdebat dengan
Sur di telepon, akhirnya kami harus ngalah untuk menjemput dia.
Maunya Donat, Sur
datang ke Balak untuk menjemputku.
Tapi entah mengapa dan
bagaimana, roman-romannya Sur tengah teraniaya berada dalam kelompoknya.
Dia tidak bisa keluar
begitu saja, kami harus menjemput dia sebagai alasan.
Kampret
kan?
Ya sudah, akhirnya
setelah cek cok ala-ala sinetron kami bertiga berangkat ke tempat Suryanto,
Sumberbuluh.
Dan kami boncengan
bertiga.
Iyaaa, bertiga.
Apa nggak memalukan? Apalagi ketika kami
keluar gerbang Kantor Desa Balak, ada banyak pasang mata menatap kami nanar.
Sumpah, uisin.
Sampai di Sumberbuluh,
aku dan Donat masih dibuat ngelus dodo.
Sur belum siap-siap.
Nggereget
kok memang tuyul siji iki -___-
Setelah basa-basi nggak jelas akhirnya kami berangkat.
Kami ini maksudnya aku
dan Sur.
Karena Donat dan Mas
Abi sudah berangkat duluan ke Genteng.
Ceritanya panjang
kenapa kami berempat nggak berangkat bersama.
Aku bertemu Mas Abi dan
Donat di depan KDS.
Setelah –lagi-lagi-
berdebat, akhirnya kami menuju RTH Maron.
Sudah hampir bedug
Maghrib.
Tapi bukan kami namanya
kalau nggak cekrek-cekrek dulu.
Jadi ngabuburitku kali
ini di temani mereka-mereka yang berasal dari kelompok KKN berbeda.
Aku benar-benar kangen
mereka, Sur dan Donat.
Donat tidak terlalu
berubah.
Yang berubah justru si
Suryadi.
Dia jadi terlihat lebih
hitam dan kata Donat tambah subur.
Aku bingung, dia ini
tertekan atau enggak sebenarnya :D
Tengkyu
genk
sudah menculikku dari posko.
Tengkyu
sudah menemani berbuka.
Tengkyu
sudah
menjadi teman yang always available.
Tengkyu
juga Mas Abi, yang masiyo baru kenal
tapi ngakrabi buanget :D
Tengkyu
Allah karena telah mengahdirkan orang-orang ini dalam hidupku :)
![]() | |
| RTH Maron |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar