Jum'at siang kemarin aku pulang ke rumah.
Ya, setelah tiga hari ada di Balak akhirnya aku pulang.
Rasanya benar-benar kuangeeeen dengan rumah.
Alah Mey, lebay kamu. Baru juga tiga hari.
Ya ya ya, anggap saja saya ini ndeso, lebay, kampungan, nggak hitz.
Baru tiga hari sudah KO.
Ya tapi gimana, memang kangen dengan rumah kok.
Wajar, karena aku nggak pernah kost.
Dan, mungkin karena efek sakit, jadi manja pingin pulang.
Dari rumah bukannya sembuh, eh malah sakit wkwkwk
Walaupun nggak sampai 24 jam aku di rumah, setidaknya kangenku terobati.
Aku bertemu Ibu, Abah, Ardi dan Fahri.
Sebelum berangkat tadi pagi, aku sempat dibuatkan Wedhang Jahe.
Batuk yang nampaknya makin parah ini sangat menyiksa.
Aku kembali ke Balak tadi pagi.
Saat akan berangkat aku dapat sms dari Ibu Ketua, isinya mengintimidasi dan ngengantung.
Isinya, "Mey suruh jadi pembawa acara"
Wes gitu tok.
Nggak pakai titik nggak pakai koma nggak pakai tanda baca lainnya.
Dataaaaar se datar-datarnya.
Dan juga yang lebih aduhai lagi, dia nggak menanyakan aku siap atau tidak.
Padahal pagi itu posisiku masih di pekarangan rumah.
Gimana nggak mengintimidasi???
Akhirnya aku sampai sekitar pukul 8 kurang.
Sampai di tempat aku langsung disodori map berisi susunan acara oleh Acong.
Aku mengira hanya menjadi mc acara donor darah.
Tapi ternyata ngemc Harjaba sekaligus Maulid Nabi.
Bukan, bukan Harjaba yang itu.
Tapi Hari Jadi Balak, huehehehe
Aku sudah panas dingin, belum siap mental sebenarnya.
Tapi wis kadung iya.
Beruntung, aku menaruh naskah mc -yang dulu sempat aku bawakan saat Maulid Nabi di SD- di dalam kotak pensilku.
Jadi aku tidak sampai kelabakan untuk salam pembuka yang pantas.
Tugas mc selesai dengan baik.
Malam ini insyaallah aku akan tidur di rumah Inda.
Dia benar-benar awesome.
21 Januari lalu dia datang menemuiku.
Aku curhat padanya bahwa ingin pulang karena Fahri ulang tahun.
Tidak apa, setidaknya aku lega ketika Inda datang.
Nggak tau, lega aja bawaannya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar