Selasa, 26 Januari 2016

The Power Of Mendadak #Cerita3

Semalam kami mendapat kabar dari DPL bahwa besok di adakan monitoring.
Segala rupa perasaan campur aduk.
The power of mendadak pun menyerang kami.
Semalam kami lembur menyiapkan administrasi yang belum terpenuhi.
Eva yang notabene anggota berstatus karyawan pun sampai rela datang malam itu juga.
Sungguh Va, lima jempol untukmu.

Semalam itu aku benar-benar merasakan feel dari KKN.
Semua tanpa terkecuali menjadi sangat sibuk.
Gambar ini gambar itu, garis ini garis itu, ngetik ini ngetik itu
Wis pokoknya semuanya jadi mendadak sibuk.
Yang biasanya jam segitu sudah pada ngorok, semalam berubah.
Oh beginikah rasanya monitoring?
Sudah berasa kedatangan mertua. Apa-apa kudu rapi bin bersih.

Pagi ini saat aku menulis catatan ini, di dalam kamar ada Niken yang sedang menyapu, ada Acong alias Arif yang sedang mmm maaf “ngupil” sambil guling-guling dibawah sarungnya. Sungguh terlalu pemuda Wongsorejo ini.
Pukul 07.25 masih dalam keadaan lusuh.
Ada Haisah yang sedang memaki-maki Acong untuk segera bangun dan enyah dari kamar perempuan.

Nah sekarang Acong dan Haisah sedang gelut alias bertarung.
Mereka berdua ini selalu begitu.
Bagai anak dan emak tiri.

Begitulah, sekilas keadaan dari kelompok IX setiap paginya.
Hari ini jadwalku bersama Arif ke Banyuwangi untuk ke DKP dan KPA.
Tapi Arif masih teronggok sedemikian rupa. Durung adus -____-


2 komentar: