Senin, 03 April 2017

Memahami Hidup

Dalam hidup, kita senantiasa dihadapkan pada berbagai macam karakter manusia. Berupa-rupa sifat manusia bertebaran di muka bumi ini. Dari yang keras kepala, hingga sabar luar biasa. Semuanya ada. Semuanya tersedia.

Kita tidak bisa menentukan bagaimana seseorang harus bersikap. Kita tidak bisa menyuruh seseorang harus bersikap seperti yang kita kehendaki. Hidup tidak berjalan seperti itu. Manusia dengan segala sifatnya menghiasi bumi ini seperti pelangi. Tersusun dari warna-warna yang berbeda, namun indah.

Saya telah bertemu dengan macam-macam watak manusia melalui sebuah hubungan bernama teman. Mereka tak hanya memberi pelajaran, lebih dari itu, mereka memberi pemahaman, mereka mendewasakan.

Kita harus paham bahwa hidup tidak selalu tentang memberi, tidak selalu tentang mencintai, tidak selalu tentang mendengarkan, tidak selalu tentang melihat, tidak selalu tentang membenci. Ada saatnya kita berada pada posisi diberi, dicintai, didengarkan, dilihat dan dibenci. Because, everything has two side.

Mungkin selama ini kita biasa di dengarkan, hingga kita lupa, kita juga butuh mendengarkan. Kita lupa, karena terlalu sering di dengarkan, akhirnya kita egois. Karena terlalu sering di dengarkan kita menjadi manusia yang tak peka. Karena terlalu sering di dengarkan kita menjadi manusia yang menganggap remeh segala hal. Ada saat dimana kita harus mendengarkan. Jangan maunya hanya di dengarkan saja. Dengan mendengarkan, kita akan tahu hal-hal yang sebelumnya tidak kita tahu. Bukankah itu gunanya kenapa Tuhan menciptakan satu mulut dan dua telinga? Agar kita lebih banyak mendengarkan daripada di dengarkan.

Mungkin selama ini kita biasa mencintai, hingga kita lupa, kita juga berhak untuk dicintai. Kita lupa, karena terlalu dalam mencintai, kita jadi tak mencintai diri kita sendiri. Untuk apa kita mencintai namun kita tidak dicintai? Bukankah hanya sakit dan lelah yang akan kita terima?

Kita habiskan waktu untuk membenci manusia-manusia lain. Tidakkah kita sadar bahwa suatu hari nanti kita juga akan dibenci? Terlalu berharga waktu yang kita buang hanya untuk membenci orang yang telah melukai kita. Bukankah hal itu hanya akan membuat pekat hati? Kita tidak bisa jadi bijak dan dewasa dengan hati yang pekat.

Hal-hal sepele yang sering kita sepelekan. Hidup itu terus berputar. Jika hari ini kita dibawah, suatu saat pasti kita diatas. Jika kita diatas, suatu saat nanti pasti kita akan jatuh kebawah.
 
Sumber : Instagram

Tidak ada komentar:

Posting Komentar