Dia kembali.
Dengan suasana berbeda.
Ya. Setelah sekian lama.
Setelah segalanya jelas.
Dia kembali.
Memang sudah tidak seperti dulu.
Ada jarak yang membentang.
Jelas sekali.
Kenapa kau tidak juga paham dengan maksudku?
Kenapa kau malah terkesan menyerah?
Atau memang dia sudah menyerah?
Sampai disitu saja?
Ah, payah.
Kau membuatku bimbang.
Perkataanmu seolah menyuruhku untuk pergi saja.
Seolah tidak ada lagi celah.
Tapi kenapa aku memilih untuk tetap bertahan disini?
Aku bisa saja pergi.
Aku bisa saja merubah arah tujuanku.
Tapi kenapa sulit sekali Tuhan?
Sedangkan dia mudah saja melakukannya.
Dia bisa melenggang semaunya.
Inikah?
Inikah yang orang bilang bahwa wanita selalu lemah dalam perasaannya?
Laki-laki bisa sangat mudah berpaling.
Wanita?
Dia mungkin tidak bisa menyembunyikan rasa cemburu.
Tapi menyembunyikan cinta? Dia bisa hingga 40 tahun lamanya.
Apa iya wanita harus menderita selama itu?
Untukmu yang saat ini aku tidak tahu lagi bagaimana arah tujuanmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar