Minggu, 18 April 2021

OPNAME #5

Aku baru tahu bahwa diinfus ternyata sesakit ini. Kalau dipikir-pikir benar juga kata Donat. Ngapain diinfus segala? Aku jawab mungkin karena setelah ini tidak boleh makan atau minum jadi asupan nutrisinya ya dari infus.

Malam ini aku tidur di rumah sakit. Setelah datang ke IGD dan menandatangani segala macam berkas akhirnya aku diantar masuk ke kamar. Fasilitas kelas tiga, sesuai dengan keanggotaanku di BPJS.

Aku bermalam sendiri. Setelah kupikir lagi rasanya aku bisa sendiri. Bapak dan Ibuku juga mengamini. Awalnya bapak yang ingin menjagaku, tapi kemudian kami memikirkan satu hal yang sama. Aku tidak mengalami penyakit yang butuh perhatian ekstra. Jadi, misal aku bermalam sendiri masih sangat memungkinkan.

Perjalanan dari IGD ke kamar aku bersama ibu dan diantar seorang dokter. Aku bicara pada dokternya, "Dok, misal malam ini saya sendirian, nggak ada yang nemenin gpp, kan?"

Dokternya tertawa, "Ya gpp, yang penting mbaknya."

Ya juga, hahaha. Mungkin dalam hati dokter nggak habis pikir ada pasien yang mau aja nginep di rumah sakit sendirian.

Sambil menunggu jam terakhir makan dan minum aku nonton Lapor Pak! untuk menemaniku malam ini. Satu kamar berisi tiga orang. Satu pasien wanita, sendirian. Satu lagi pasien wanita, ditemani suami. Satunya aku, sendirian.

Aduh, rasanya gugup sekali menyadari bahwa besok pagi aku akan operasi.

Kamar III, nomor 32. Rumah Sakit Yasmin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar