Senin,10 Agustus 2015.
Hahahahaaaa ....
Hahahahaaaa ....
Maaf yaa aku awali tulisanku
dengan tertawa santun mcam itu.
Aku selalu senang saat ada
teman-teman Abah yang datang berkunjung kerumah.
Seperti hari ini.
Ada teman dari Jakarta yang
datang.
Senangnya kenapa?
Karena kalau Abah dan teman Jakartanya
itu sudah ngobrol pasti rumah selalu ramai.
Mereka akan bicara apa saja
dengan bahasa Jakartenya yang aduhai itu.
Bernostalgia.
Secara Abah yang pernah tinggal
lumayan lama di Jakarta.
Sudah pasti logat-logat Jakarta
masih kentara.
Dan, aku suka sekali ketika
Abah dan teman-temannya tertawa hingga terbatuk-batuk.
Maklum, sudah sama-sama tua.
Kadang aku membayangkan kalau
Abah masih tinggal disana.
Hmm... sudah pasti nggak akan
ketemu Ibu saya yaa.
Nggak ketemu Ibu saya berarti
nggak menikah sama Ibu saya.
Kalau mereka berdua nggak
menikah sudah pasti nggak ada saya.
Ya kan? *apasih
Ah, Abah.
Saya berdoa semoga kelak jika
sudah tiba waktunya, dia *yang ditakdirkan untukku* dapat dengan mudah
mengambil hatinya. Aamiin ...
Keep healthy Bah J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar