Kamis, 13 Agustus 2015

Ayah

Aku sudah menyelesaikan novel Ayah milik Pak Cik Andrea.
Bukan main kerennya novel itu.
Sembab aku dibuatnya.

Seperti janjiku tempo hari.
Aku akan posting kalimat-kalimat super didalamnya.
Check this out ...

Maka, Sabari gelisah, lalu kecewa, lalu menderita. Tentu kemudian khalayak ramai tak habis pikir melihat seorang lelaki hanya terpaku pada satu perempuan, tak dapat dibelok-belokkan ke perempuan lain, seolah dunia ini hanya selebar saputangan Lena. 3

Cinta adalah racun manis penuh tipu muslihat. Cinta adalah burung merpati dalam topi pesulap. Cinta adalah tempat yang jauh, sangat jauh, dan urusan konyol orang dewasa. 9

Filosofi hidupnya adalah mencintai seseorang merupakan hal yang fantastis, meskipun orang yang dicintai itu merasa muak. Itu soal lain, tidak relevan. 35

Tuhan selalu menghitung, dan suatu ketika, Tuhan akan berhenti menghitung. 48

Seni menyenangi hal-hal yang biasa saja. 51

Segala hal dalam hidup ini terjadi tiga kali, Boi. Pertama lahir, kedua hidup, ketiga mati. Pertama lapar, kedua kenyang, ketiga mati. Pertama jahat, kedua baik, ketiga mati. Pertama benci, kedua cinta, ketiga mati. Jangan lupa mati, Boi. 65

Perempuan cantik memang suka plinplan, itu merupakan bagian dari kecantikan mereka. 68

Wahai Yang Maha Tinggi, mengapa wanita cantik senang sekali dengan lelaki bertabiat macam setan? 69

Bodoh tak menurut, pintar tak mengajar. 70

Apalah artinya kita ini tanpa sekolah? Tak berarti, meaningless, hopeless, apes, itulah arti kita tanpa sekolah. 74

Malaikat-malaikat turun untuk melihat niat yang baik. 89

Cerdik cendekia berkata, kejujuran bermula dari pelajaran di sekolah, mereka tak keliru, tapi kurasa perlu ditambahkan bahwa kejujuran bermula dari kejujuran membangun sekolah. 156

Hidup ini memang dipenuhi orang-orang yang kita inginkan, tapi tidak menginginkan kita, dan sebaliknya. 165

Janganlah bersedih, waktu mengambil seorang sahabat, dan waktu akan menggantikannya dengan sahabat yang lain. berdamailah dengan waktu, karena waktu akan menumbuhkan dan menyembuhkan. 186

Ketidakbahagiaan bak musuh tersembunyi yang pandai menyerang secara bergerilya, tersamar, diam-diam, mematikan. 198

Lihatlah, penjahat sebrengsek apa pun, jika menghadapi Pak Hakim jadi macam anak baru masuk SD. Licin, pakai kopiah, tanpa dosa. Berpakaian rapi bukan hanya soal penghormatan pada hukum, pengadilan, dan majelis hakim, melainkan juga soal simpati. 208

Konon, hari paling penting dalam hidup manusia adalah hari saat manusia itu tahu untuk apa dia dilahirkan. 227

Kebosanan itu kejam, tetapi kesepian lebih biadab daripada kebosanan. Kesepian adalah salah satu penderitaan manusia yang paling pedih. 250

Namun, bukankah kita tidak benar-benar hidup jika kita hidup tanpa penyesalan? 257

Kalau kita punya, yang kita punya bisa diambil orang, kalau kita tak punya, taka da yang bisa diambil orang. 263

Jika menghadapi pasangan yang selingkuh: get out, don’t look back. 266

Penyelewengan adalah penyakit kambuhan yang harus dibasmi dengan sekali bidik. Selingkuh ibarat ular yang menggigit ekornya sendiri, takkan berkesudahan. 267

Manusia bisa berada di tempat yang sama dalam waktu yang berbeda, tetapi tak bisa berada di tempat yang berbeda dalam waktu yang sama, semua itu karena pencipta manusia mau agar manusia setia. 267

Apa yang tak mampu membunuhmu akan membuatmu semakin kuat. 269

Sauh telah diangkat, layar telah terkembang, ayam jantan telah berkokok, ayam betina telah berkotek, bebek telah ber-kwek-kwek, bintang telah bersinar, bulan juga, takkanlah kiranya kami putar haluan. 320

Semua hal terjadi untuk sebuah alasan. 332

Kegagalan yang pahit adalah lebih baik daripada hanya berpangku tangan. 340

Tidak ada komentar:

Posting Komentar