Aku melangkah menyusuri jalanan kecil
Hatiku berdetak seperti biasa
Normal saja
Perlahan namun pasti
Kaki ini semakin cepat melangkah
Aku masih di pertengahan jalan
Aku tahu kau disana
Di ujung jalan itu
Tempat dimana kau menantiku
Semakin dekat ...
Semakin bergemuruh suara dihati
Semakin membuat perut ini mulas
Semakin sempit saja dunia kurasa
Hingga membuatku sulit bernafas
Aku mulai melihat hingar bingar jalanan
Aku sadar
Aku hampir dapat menatap wajahmu
Sedikit lagi
Langkahku melambat
Serasa ada beban berton-ton
Hingga susah untukku melangkah
Melangkah untuk menemuimu
Lihatlah ...
Aku menemukan wajahmu disana
Wajah itu, wajah yang teduh
Lihatlah ...
Aku menemukanmu sedang memperhatikanku
Di ujung jalan itu
Aku hampir mati karenanya
Karena tatapan itu ...
Tatapan itu tajam menghujam hatiku
Tatapan itu sukses memahat kerinduan
Tatapan itu, tatapan milikmu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar